Minggu, 04 Januari 2015

Penilaian Gizi Pada Makanan

Tanpa sadar banyak di antara kita sudah tergiring pada pola makan serba fast food, selain resto,supermaket penyedia fast food siap seperti nugget dan makanan siap lainya makin mudah terjangkau, wajar saja kalau anak - anak kita pun makin banyak yang mengidap penyakit akibat kebiasaan menyantap fast food. di balik ancaman fast food, pela tapi pasti kita makin disadarkan pentingnya kembali ke pola makan tradisional yang alami, beraga dan lebih sehat.
upaya untuk memgurangi dan meminimalisasi dampak negatif zat aditif makanan dapat d upayakan dengan beberapa cara antara lain : mengurangi konsumsi makana siap saji, menigkatkan konsumsi sayur dan buah - buahan serta mengkonsumsi vitamin. beberapa vitamn diduga mengandung zat antikarsinogen di  antaranya Vitamin A,C,E banyak terdapat dalam sayur dan buah ; Betakaroten,Vitamin B3 (niaasin) vitamin D dalam bentuk aktif (1.25-hidroksi)terdapat pada mentega,susu,kuning telur,hati,beras dan ikan.
Memberi pengertian pada keluarga tentang bahaya zat aditif ,mengawasi,mengontrol pemberian dan penggunaan uang jajan dan membiasakan membawa bekal makanan sehat dari rumah sangat diperlukan.
perlu adanya kesadaran, tekad dan disiplin yang kuat baik dari induvidu itu sendiri dengan selalu mengonsumsi makanan sehat.peranan keluarga, terutama ibu yang selalu menyediakan makanan sehat atau makanan tradisonal. peranan produsen untuk selalu jujur dan bertanggung jawab atas produknya dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
eranan pemerintah untuk terus mengawasi dan mengontrol para produsen melalui lembaga - lembaga terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar